Problem Kuku dan Penanganannya

6 Feb

Kuku merupakan bagian terkecil dari tubuh kita. Saking kecilnya, jarang ada yang memperhatikan kebersihan dan kesehatannya. Padahal, kuku yang bersih dan sehat dapat menjadi nilai tambah bagi penampilan Anda. Sebaliknya, jika kuku Anda kotor dan tidak sehat, maka penampilan Anda dapat terganggu. Dalam tulisan yang saya ringkas dari majalah Sekar ini, ada beberapa masalah yang sering terjadi pada kuku berikut cara mengatasinya. Mungkin terjadi pada kuku Anda?

  • Kuku rapuh
    Kuku rapuh atau mudah patah termasuk masalah kuku yang paling sering terjadi. Faktor yang menyebabkannya bermacam-macam. Biasanya, gejala kuku rapuh dapat diamati, seperti mengelupasnya kuku bagian atas, kuku menjadi mudah patah, serta kuku tidak tumbuh. Berikut ini cara mengatasi kuku rapuh:
    a. Potong kuku secara teratur dan merata.
    b. Hindari kebiasaan menggigit kuku.
    c. Terapkan pola makan seimbang.
    d. Gunakan pelembab tangan.
    e. Gunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah yang berhubungan dengan produk pembersih berbahan kimia.
  •  Kuku kuning
    Kuku kuning biasanya terjadi pada kuku yang sering terkena bahan-bahan kimia pada produk-produk cat kuku. Sebenarnya, hal ini tidak masalah, namun dapat mengganggu penampilan. Ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut:
    a. Sebelum memakai kuteks, oleskan terlebih dahulu vitamin kuku.
    b. Dapat juga menggunakan larutan peroksida yang dapat dibeli di apotek. Tempelkan kapas yang sudah dituangi larutan tersebut pada kuku Anda. Diamkan selama 3 menit, kemudian cuci dengan air hangat. Disarankan, untuk tidak memakai kuteks sebelum noda kuning tersebut hilang.
    c. Anda juga dapat menggunakan larutan pemutih pakaian sebagai ganti larutan peroksida, namun jangan terlalu sering karena dapat membuat kuku rapuh. Gunakan pelembab pada kulit setelah menggunakannya.
  • Kuku bernoda putih
    Noda putih pada kuku, sebenarnya adalah hal yang wajar. Biasanya, noda tersebut akan hilang dalam beberapa hari hingga minggu. Yang perlu diwaspadai adalah jika noda putih tersebut memenuhi hampir seluruh permukaan kuku. Hal itu dikenal dengan gejala White Nail Syndrome. Gejala tersebut dapat menjadi indikator adanya penyakit jantung, gagal ginjal, atau radang paru. Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin A dan zinc, seperti: roti, beras merah, susu, dan kerang.
  • Kuku tumbuh tidak wajar
    Pertumubuhan kuku yang wajar adalah tumbuh ke atas, namun pada beberapa kasus, kuku malah tumbuh ke dalam. Kalau hal ini terjadi pada Anda, jangan mencoba mengatasinya sendiri karena dapat menimbulkan luka dan infeksi pada kulit kuku. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter.
  • Kuku bau
    Apakah Anda pernah mencium bau tidak sedap dari sepatu Anda? Hmm, mungkin bau itu berasal dari kaki Anda yang bau. Tahukah Anda? Salah satu yang membuat kaki Anda berbau tidak sedap, selain kotor dan jamur, juga dapat disebabkan oleh kuku yang terlalu lembab akibat keringat di kaki. Untuk mencegahnya, Anda harus rutin membersihakn kotoran yang menempel pada permukaan atau sela kuku. Selain itu, Anda juga dapat meneteskan campuran kunyit parut dan minyak kelapa pada kuku anda. Lalu, lap dengan handuk hangat. Dijamin, bau di kuku Anda akan menghilang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: