Sejarah Nail Art

6 Feb

Nail Art adalah sebuah seni melukis kuku perkembangan dari kutek (cat kuku), kemudian perusahaan Perancis Revlon pada tahun 1932 mengembangkanya.
Namun, menurut http://www.nailartgallery.com bahwa: many manicure with nail art are on long nails (nail length of more give you more canvas to paint on), and nail art each has asal-usul nail art yang ditelusuri dari istilah mehendi, digunakan secara sinonim untuk pacar (inai), berasal dari bahasa sansekerta mehandika. sebagian besar kebangkitan inai modern berasal dari popularitasnya di India. Menurut sejarah nail art, manicure adalah perawatan kecantikan kosmetik untuk kuku.

hingga saat ini mulai merebak ramai di salon-salon manicure dan menjadi mode di manca maupun di indonesia untuk sebuah seni yg satu ini di samping gaya ya mungkin dari pada ngapain gitu.

Karena klo harus ideal menurut sejarah nail art yg mengungkapkan, bahwa warna merah akrilik dan gel kuku buatan dapat berasal dari oksida besi (karat) atau dari pigmen organik. Biasanya, pigmen yang sangat halus agar hancur saat dicampur dengan minyak jarak, pigmen campuran ini kemudian dicampur dengan dasar lilin untuk finisingnya, wah susah dan sangat mahal dan jarang digunakan. bahkan pewarna merah tua murni katanya lebih mahal daripada emas yach paling tidak begitulah nail art.

Cara Menghias Kuku

6 Feb
  1. Awalnya kuku dibersihkan dengan Oriflame Beauty Nail Polish Remover yg tidak mengandung aceton dan oleskan base coat yang mengandung Vitamin E untuk menghindari masalah kuku.
  2. Kemudian mengoleskan kutikula krim (OB Cuticle Remover Gel) untuk memudahkan dalam membersihkan kotoran-kotoran disekitar kuku.
  3. Setelah itu, kotoran kuku diambil dengan menggunakan alat khusus. Kulit-kulit yang berlebih, kapalan, dan kering dibersihkan sebelum langkah selanjutnya.
  4. Kemudian jari-jari yang akan diolesi cat kuku dipijat terlebih dahulu. Lalu dibilas dan disikat agar bersih dan cat kuku melekat sempurna. Boleh diolesin Oriflame Beauty Nail Food, lalu dipijat-pijat, produk ini juga berfungsi untuk menguatkan kuku lho.
  5. Aplikasikan kuteks dengan warna sesuai keinginan. Karena aku mau tampilan kuku yang alami, maka aku pakai Oriflame Beauty French Manicure warna Rose Shimer
  6. Setelah cat kuku mengering, barulah kita hiasi dengan berbagai hiasan nail art, sesuai keinginan. Paling mudah mungkin yang berbentuk sticker ya, karena tinggal tempel aja. kalo udah mahir, bisa dihias dengan kuteks warna lain, dibentuk bunga, dll.
  7. Terakhir, jangan lupa untuk memberi lapisan top coat base pada lapisan atas, agar nail art kita bertahan lebih lama.

Hati-hati dalam Memilih Kuteks

6 Feb

Salah satu bagian tubuh wanita yang tak kalah menarik untuk diperhatikan adalah kuku. Kuku memang hanyalah bagian kecil dari seluruh tubuh kita. Namun, kehadirannya jika mendapat perawatan akan membuat kita semakin menarik. Itulah sebabnya, kebanyakan wanita menggunakan cat kuku untuk memperindah tampilan kuku dan menarik perhatian banyak orang terutama kalangan pria.

Cat kuku yang biasa kita sebut dengan kuteks banyak beredar di pasaran. Manfaat yang ditawarkan juga berbeda-beda. Tiap produsen selalu menjanjikan hasil yang terbaik dan beberapa menjanjikan hasil yang tidak biasa atau berbeda dari lainnya sehingga menarik perhatian para konsumen untuk membelinya. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai teknik memilih kuteks yang tepat.

Pertama kali yang perlu diperhatikan adalah masa kadaluarsa kutek tersebut. Menggunakan produk yang sudah lewat batas aturan pakai sangat berbahaya karena dapat menimbulkan iritasi, ruam bahkan infeksi pada bagian tubuh yang memakai produk tersebut. Jangka panjangnya dapat menyebabkan kanker.

Kemudian, perhatikan kandungan pada kuteks tersebut. Alangkah lebih baik jika Anda memilih kutek yang tidak mengandung bahan kimia. Misalnya, Dibutyl Phthalate (DBP) dapat memicu terjadinya kanker. Penggunaan bahan alami memang merupakan pilihan terbaik atau disebut non toxic. Kutek tersebut aman bagi kesehatan dan juga untuk anak-anak. Berbahan dasar air sehingga bebas dari pelarut kimia dan tidak berbau, berbeda dari cat kuku yang mengandung bahan kimia di mana baunya sangat menyengat sehingga dapat menyebabkan rasa pusing atau sakit kepala. Bahan kimia dapat menimbulkan gejala seperti iritasi kulit, mual, dan lain sebagainya. Dan yang pasti, kutek non toxic tidak akan merusak kuku karena memang tujuan Anda menggunakan kutex adalah untuk mempercantik kuku dan bukan merusaknya.

Pilihlah kuteks yang aman bagi lingkungan juga. Sebagai wanita yang cinta lingkungan di mana kita bisa hidup, tentu kita tidak hanya memperhatikan kecantikan penampilan kita saja, tetapi juga ikut mempedulikan keindahan serta keamanan lingkungan.

Kuteks yang bagus juga tidak membuat kuku menjadi kuning. Aseton yang biasanya terkandung di dalam kutek dapat menghambat kuku bersinar alami sehingga kuku menjadi kelihatan kuning serta kusam.

Kutek juga berguna dalam melindungi kuku dari sinar UV yang tidak baik. Karena itu, pemilihan kuteks yang tepat dapat melindungi kuku tanpa menimbulkan efek samping lain yang berbahaya. Ya, semua itu bergantung pada pilihan kita sebagai wanita cerdas!

Problem Kuku dan Penanganannya

6 Feb

Kuku merupakan bagian terkecil dari tubuh kita. Saking kecilnya, jarang ada yang memperhatikan kebersihan dan kesehatannya. Padahal, kuku yang bersih dan sehat dapat menjadi nilai tambah bagi penampilan Anda. Sebaliknya, jika kuku Anda kotor dan tidak sehat, maka penampilan Anda dapat terganggu. Dalam tulisan yang saya ringkas dari majalah Sekar ini, ada beberapa masalah yang sering terjadi pada kuku berikut cara mengatasinya. Mungkin terjadi pada kuku Anda?

  • Kuku rapuh
    Kuku rapuh atau mudah patah termasuk masalah kuku yang paling sering terjadi. Faktor yang menyebabkannya bermacam-macam. Biasanya, gejala kuku rapuh dapat diamati, seperti mengelupasnya kuku bagian atas, kuku menjadi mudah patah, serta kuku tidak tumbuh. Berikut ini cara mengatasi kuku rapuh:
    a. Potong kuku secara teratur dan merata.
    b. Hindari kebiasaan menggigit kuku.
    c. Terapkan pola makan seimbang.
    d. Gunakan pelembab tangan.
    e. Gunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah yang berhubungan dengan produk pembersih berbahan kimia.
  •  Kuku kuning
    Kuku kuning biasanya terjadi pada kuku yang sering terkena bahan-bahan kimia pada produk-produk cat kuku. Sebenarnya, hal ini tidak masalah, namun dapat mengganggu penampilan. Ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut:
    a. Sebelum memakai kuteks, oleskan terlebih dahulu vitamin kuku.
    b. Dapat juga menggunakan larutan peroksida yang dapat dibeli di apotek. Tempelkan kapas yang sudah dituangi larutan tersebut pada kuku Anda. Diamkan selama 3 menit, kemudian cuci dengan air hangat. Disarankan, untuk tidak memakai kuteks sebelum noda kuning tersebut hilang.
    c. Anda juga dapat menggunakan larutan pemutih pakaian sebagai ganti larutan peroksida, namun jangan terlalu sering karena dapat membuat kuku rapuh. Gunakan pelembab pada kulit setelah menggunakannya.
  • Kuku bernoda putih
    Noda putih pada kuku, sebenarnya adalah hal yang wajar. Biasanya, noda tersebut akan hilang dalam beberapa hari hingga minggu. Yang perlu diwaspadai adalah jika noda putih tersebut memenuhi hampir seluruh permukaan kuku. Hal itu dikenal dengan gejala White Nail Syndrome. Gejala tersebut dapat menjadi indikator adanya penyakit jantung, gagal ginjal, atau radang paru. Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin A dan zinc, seperti: roti, beras merah, susu, dan kerang.
  • Kuku tumbuh tidak wajar
    Pertumubuhan kuku yang wajar adalah tumbuh ke atas, namun pada beberapa kasus, kuku malah tumbuh ke dalam. Kalau hal ini terjadi pada Anda, jangan mencoba mengatasinya sendiri karena dapat menimbulkan luka dan infeksi pada kulit kuku. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter.
  • Kuku bau
    Apakah Anda pernah mencium bau tidak sedap dari sepatu Anda? Hmm, mungkin bau itu berasal dari kaki Anda yang bau. Tahukah Anda? Salah satu yang membuat kaki Anda berbau tidak sedap, selain kotor dan jamur, juga dapat disebabkan oleh kuku yang terlalu lembab akibat keringat di kaki. Untuk mencegahnya, Anda harus rutin membersihakn kotoran yang menempel pada permukaan atau sela kuku. Selain itu, Anda juga dapat meneteskan campuran kunyit parut dan minyak kelapa pada kuku anda. Lalu, lap dengan handuk hangat. Dijamin, bau di kuku Anda akan menghilang.

Kuteks Cepat Kering

6 Feb

Tidak  perlu lagi lama menunggu kuteks pada kuku menjadi kering agar dapat beraktivitas kembali

Ada 2 cara alami supaya kuteks kita cepat kering. Kamu bisa mencobanya dengan air dingin atau quick dry spray!

Cara 1
Caranya, setelah pemakaian base coat dan kuteks, jangan lupa untuk mengoleskan top coat. Setelah proses pengolesan, rendam jari-jari kita di air dingin selama kurang lebih dua menit. Tapi, pastikan kuteks yang kita pakai tidak luntur bila terendam air (waterproof).

Cara 2
Selain itu, kita juga bisa menggunakan cara lain yang lebih cepat. Nama alatnya quick dry spray, yaitu sejenis cairan  dalam kemasan tabung yang memiliki kemampuan untuk mengeringkan kuteks lebih cepat. Cara pakainya, cukup semprotkan pad tahap akhir pengolesan kuku dan biarkan selama kurang lebih 60 detik. Selain bikin kuteks cepat kering, spray ini mengandung zat anti bakteri dan pelembab yang berguna untuk menyehatkan kuku.